SUMEKAR.ID.SUMENEP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep memperkuat mitigasi bencana melalui penanaman pohon di Desa Pakandangan Tengah, sebagai langkah menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Kegiatan yang dikemas melalui program Desa Tangguh Bencana (Destana) tersebut dipimpin langsung Kepala BPBD Sumenep, Kamiluddin, S.Pd.I., M.A.P. bersama warga dan unsur terkait di lapangan.
Penanaman pohon ini menjadi langkah konkret BPBD Sumenep dalam mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. Selain menghijaukan lingkungan, pepohonan berperan menjaga keseimbangan alam dan mengurangi potensi kerusakan lingkungan.
Kamiluddin mengatakan keberadaan pohon memiliki fungsi penting sebagai pelindung alami lingkungan. Karena itu, gerakan penghijauan harus menjadi bagian dari kesadaran bersama dalam menghadapi ancaman bencana.
“Pohon merupakan benteng alami yang memiliki peran penting dalam mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. Karena itu, menjaga kelestarian lingkungan berarti turut melindungi keselamatan masyarakat.” ujarnya disela-sela kegiatan, Jum’at (30/10/2026).
Menurut Kamiluddin, penanaman pohon dalam program Destana bukan sekadar agenda penghijauan. Gerakan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga ruang hidup masyarakat sekaligus membangun ketangguhan desa.
“Penanaman pohon melalui program Desa Tangguh Bencana bukan sekadar penghijauan, melainkan investasi keselamatan jangka panjang untuk melindungi lingkungan dan kehidupan masyarakat.” kata Kamiluddin.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan reboisasi tidak berhenti pada proses penanaman. Perawatan dan keberlanjutan pertumbuhan pohon menjadi bagian penting agar manfaat lingkungan dapat dirasakan masyarakat.
“Reboisasi bukan sekadar menanam pohon, tetapi menjadi ikhtiar memulihkan napas bumi. Lingkungan yang terjaga merupakan warisan berharga bagi kelangsungan hidup generasi mendatang.” pungkasnya.
Dukungan masyarakat Desa Pakandangan Tengah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Keterlibatan warga diharapkan mampu memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
BPBD Sumenep berharap seluruh pohon yang ditanam dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat ekologis. Gerakan ini sekaligus mendorong masyarakat lebih aktif menjaga lingkungan sebagai upaya pengurangan risiko bencana.
Melalui program Destana, BPBD Sumenep terus mendorong penguatan ketangguhan masyarakat berbasis lingkungan. Sebab, upaya menghadapi bencana tidak hanya dilakukan saat keadaan darurat, tetapi juga dimulai dengan menjaga alam.














Tidak ada Respon