SUMEKAR.ID. SUMENEP – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep terus mematangkan persiapan Festival Literasi Digital Sumenep 2026 atau VIRAL Sumenep 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “QRIS Menjangkau Kepulauan Kota Keris” itu dijadwalkan berlangsung 8 –11 Oktober 2026 di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi.
Koordinasi menjadi salah satu langkah yang dilakukan panitia untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Rapat persiapan digelar di Rumah Dinas Kecamatan Gayam. Pembahasannya meliputi lokasi, jadwal, rute JJS, sarana pendukung, UMKM hingga koordinasi dengan Forkopimka.
Kabid P3EPD Bapenda Sumenep sekaligus Ketua Panitia Pelaksana VIRAL Sumenep 2026, Suhermanto, SE., ME, meminta tim tidak hanya mengandalkan persiapan administratif.
“Kami tidak ingin persiapan hanya matang di atas kertas. Tim harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh kebutuhan kegiatan siap.” kata Suhermanto disela kegiatan, Senin (05/10/2026) malam.
Menurut Suhermanto, pengecekan lapangan penting dilakukan untuk mengantisipasi kendala teknis. Tim akan mengecek titik kegiatan, rute JJS dan sejumlah lokasi pendukung.
Pemasangan panggung dijadwalkan dilakukan Jumat. Sementara perangkat tata suara dipersiapkan agar dapat digunakan pada rangkaian acara berikutnya.
Koordinasi dengan Forkopimka Kecamatan Gayam juga menjadi perhatian panitia. Sinergi lintas unsur dinilai penting untuk menjaga kelancaran kegiatan.
“Kami akan berkoordinasi dengan Forkopimka Gayam. Titik lokasi, rute perjalanan dan sarana pendukung harus dipastikan sejak awal.” ujarnya.
VIRAL Sumenep 2026 tidak hanya menghadirkan edukasi transaksi digital. Bapenda juga memberi ruang bagi pelaku UMKM Kecamatan Gayam.
Sebanyak 10 tenda disiapkan untuk UMKM lokal. Penempatan telah diatur agar pelaku usaha memperoleh ruang secara proporsional.
Kehadiran bazar UMKM diharapkan menjadi kesempatan bagi warga memperkenalkan produk lokal. Masyarakat juga dapat mengenal transaksi QRIS secara langsung.
“Kami ingin UMKM lokal ikut merasakan manfaat kegiatan. Karena itu, ruang untuk berjualan kami siapkan secara adil dan teratur.” ungkap Suhermanto SE ME.
Rangkaian VIRAL Sumenep 2026 juga menyasar pelajar dan masyarakat umum. Edukasi QRIS dikemas melalui kegiatan yang lebih dekat dengan aktivitas warga.
Agenda JJS berbasis QRIS dijadwalkan pada Minggu, 11 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diisi senam, jalan sehat, kuis, permainan edukatif, doorprize dan hiburan.
Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah untuk meningkatkan antusiasme masyarakat. Hadiah yang disiapkan antara lain lima sepeda listrik, lemari es, televisi dan hadiah lainnya.
Suhermanto menilai kegiatan VIRAL Sumenep 2026 harus menjadi ruang bersama. Pemerintah, masyarakat, UMKM dan berbagai unsur diharapkan ikut bergerak.
Menurutnya, edukasi transaksi digital akan lebih mudah diterima jika disampaikan melalui kegiatan yang menyenangkan.
“VIRAL Sumenep bukan sekadar kegiatan seremonial. Kami ingin masyarakat kepulauan mendapat pengalaman langsung tentang transaksi digital yang aman dan praktis.” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Bapenda Sumenep mendorong semakin luasnya pemahaman masyarakat terhadap QRIS. Literasi digital diharapkan tumbuh bersamaan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan persiapan yang terus dikebut, panitia kini memastikan setiap bagian kegiatan siap menyambut masyarakat Gayam dan wilayah sekitarnya.
VIRAL Sumenep 2026 pun diharapkan menjadi momentum memperkuat literasi digital sekaligus membuka ruang lebih luas bagi UMKM lokal untuk berkembang.








Tidak ada Respon