Target 1.092 Calon Prajurit, Kodim Sumenep Optimalkan Peran Babinsa

admin

SUMEKAR.ID.SUMENEP – Kodim 0827/Sumenep menargetkan penjaringan 1.092 calon prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) dalam penerimaan Bintara dan Tamtama Gelombang I Tahun Anggaran 2027. Dandim Sumenep Letkol Inf Citra Persada menegaskan proses rekrutmen tidak dipungut biaya.

Target tersebut terdiri atas 273 calon Bintara dan 819 calon Tamtama. Untuk mencapainya, seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) diminta aktif menjaring generasi muda potensial di wilayah binaan masing-masing.

Penekanan itu disampaikan Letkol Inf. Citra Persada saat memimpin apel pagi bersama prajurit di Lapangan Apel Makodim 0827/Sumenep, Kamis (15/10/2026).

Menurutnya, kebutuhan personel TNI AD meningkat seiring pembentukan sejumlah satuan baru. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan perlunya memperluas sosialisasi penerimaan prajurit hingga ke tingkat desa.

“Babinsa harus mampu melihat potensi generasi muda di wilayah binaannya. Jika ada lulusan SMA yang memenuhi persyaratan awal, baik postur, kesehatan maupun fisik, berikan informasi dan dorong mereka untuk mendaftar,” kata Letkol Inf. Citra Persada.

Ia menjelaskan Babinsa memiliki peran strategis dalam membantu penjaringan calon prajurit. Hal itu karena Babinsa berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengetahui potensi generasi muda di wilayah tugasnya.

Melalui kegiatan identifikasi atau spotting, Babinsa diharapkan dapat memberikan informasi penerimaan TNI AD secara luas. Langkah ini juga ditujukan untuk membuka akses informasi bagi pemuda yang berminat menjadi prajurit.

Berdasarkan hasil koordinasi terakhir, Kodim 0827/Sumenep mendapat target menjaring 273 calon Bintara dan 819 calon Tamtama. Dengan komposisi tersebut, setiap Babinsa didorong menjaring sedikitnya satu calon Bintara dan tiga calon Tamtama.

Meski demikian, Citra mengingatkan seluruh prajurit agar tidak menyalahgunakan kegiatan penjaringan untuk kepentingan pribadi. Proses penerimaan harus berjalan profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai kegiatan mencari calon pendaftar ini dimanfaatkan untuk menjadi calo atau mafia rekrutmen. Saya tekankan kepada seluruh prajurit, penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya. Jangan menjanjikan kelulusan atau meminta uang kepada calon pendaftar,” tegasnya.

Penegasan mengenai seleksi gratis menjadi pesan penting bagi masyarakat yang ingin mengikuti penerimaan Bintara dan Tamtama TNI AD 2027. Calon peserta diimbau tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

Kodim Sumenep juga mendorong Babinsa menyampaikan informasi secara benar agar masyarakat memahami bahwa penjaringan calon tidak berarti menjamin seseorang lolos seleksi.

Setiap calon prajurit tetap harus memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan resmi. Karena itu, masyarakat perlu berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen TNI AD.

Selain membahas penerimaan prajurit, Citra Persada menyampaikan penekanan Aspers Kasad mengenai penerapan lima pilar keselamatan berkendara kepada seluruh personel Kodim 0827/Sumenep.

Lima hal yang ditekankan meliputi penggunaan helm, berdoa sebelum berkendara, tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, menjaga konsentrasi, serta memeriksa kelengkapan surat dan kondisi kendaraan sebelum digunakan.

Letkol Inf. Citra Persada mengingatkan kecelakaan lalu lintas tidak selalu disebabkan kelalaian pengendara sendiri. Kesalahan pengguna jalan lain juga dapat memicu kecelakaan sehingga setiap prajurit harus meningkatkan kewaspadaan.

“Kita mungkin sudah berhati-hati, tetapi belum tentu pengguna jalan lain melakukan hal yang sama. Karena itu, jangan pernah menganggap keselamatan sebagai hal sepele. Berdoa sebelum berangkat dan tetap waspada selama perjalanan,” ujar Dandim Letkol Inf Citra Persada.

Dirinya juga meminta prajurit mengendalikan kecepatan kendaraan dan tidak memaksakan diri berkendara ketika mengantuk. Konsentrasi, kesiapan fisik, dan kondisi kendaraan dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan.

Menurut Citra, kebiasaan memeriksa kendaraan sebelum bepergian perlu dilakukan secara konsisten. Prajurit juga diminta memastikan surat-surat kendaraan lengkap serta memberi waktu istirahat ketika kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk berkendara.

Melalui pengarahan tersebut, Kodim 0827/Sumenep menegaskan dua hal penting, yakni mendukung penjaringan calon prajurit TNI AD secara transparan dan membangun disiplin keselamatan berkendara di kalangan personel.

Upaya penjaringan diharapkan dapat memperluas informasi penerimaan prajurit kepada generasi muda di Kabupaten Sumenep. Sementara itu, penerapan keselamatan berkendara diharapkan menjadi kebiasaan sehari-hari bagi seluruh personel.

Example 120x600

Pos Terkait

Read Also

Danyonif Turun Langsung! UKT Pencak Silat Militer Yonif TP 931/KJ Perkuat Soliditas Prajurit

SUMEKAR.ID.SUMENEP – Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP)...

47 Siswa TK Serbu Rutan Sumenep, Batik Catra dan Musik Saronen Jadi Magnet Edukasi

SUMEKAR.ID.SUMENEP – Suasana berbeda hadir di Rutan Kelas IIB...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *