SUMEKAR.ID.SUMENEP – Menanamkan kesadaran berlalu lintas tidak harus dimulai ketika seseorang menginjak usia dewasa. Satlantas Polresta Sumenep memilih pendekatan edukatif melalui program Polisi Sahabat Anak, Senin (19/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Mapolresta Sumenep sejak pukul 07.30 WIB tersebut menghadirkan suasana belajar yang lebih dekat dengan dunia anak. Melalui interaksi langsung, siswa diajak mengenal pentingnya keselamatan dan kedisiplinan di jalan raya.
Dalam kegiatan itu, personel Satlantas Polresta Sumenep mengajak para siswa menjawab pertanyaan seputar aturan lalu lintas. Anak-anak yang berhasil menjawab mendapatkan tas sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan untuk terus belajar.
Pendekatan ini menjadi cara kepolisian memperkenalkan aturan lalu lintas dengan suasana yang menyenangkan. Harapannya, pesan keselamatan tidak sekadar didengar, tetapi juga dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Edukasi lalu lintas perlu ditanamkan sejak usia dini. Kami ingin anak-anak memahami pentingnya disiplin di jalan, mengenal aturan dasar, serta tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap keselamatan diri dan orang lain.” kata Kasat Lantas Polresta Sumenep Kompol Eko Aprianto secara terpisah.
Program Polisi Sahabat Anak juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang positif antara kepolisian dan masyarakat. Anak-anak diperkenalkan kepada sosok polisi sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat yang siap memberikan edukasi.
Melalui sesi tanya jawab, siswa memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi aktif dalam memahami aturan berlalu lintas. Pemberian tas kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan menjadi bentuk penghargaan atas keberanian dan pengetahuan mereka.
“Kami mengemas edukasi dengan cara yang menyenangkan agar anak-anak lebih mudah memahami pesan keselamatan. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dan dibagikan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar.” ujarnya.
Upaya menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari kepolisian, keluarga, hingga lingkungan pendidikan. Kebiasaan sederhana yang dikenalkan sejak kecil dapat menjadi fondasi perilaku aman ketika anak tumbuh dewasa.
Satlantas Polresta Sumenep terus mendorong terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di wilayah hukumnya melalui pendekatan edukatif dan humanis.
“Kami berharap kegiatan Polisi Sahabat Anak dapat menumbuhkan kesadaran berlalu lintas sejak dini. Dengan dukungan keluarga dan masyarakat, budaya tertib berlalu lintas di Sumenep dapat terus diperkuat.” pungkas Kasat Lantas Kompol Eko Aprianto.
Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep berupaya menjadikan edukasi sebagai langkah awal membangun budaya keselamatan di jalan. Kegiatan tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Ke depan, pengenalan aturan lalu lintas kepada anak diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Disiplin yang tumbuh sejak dini menjadi bekal penting untuk mewujudkan lalu lintas yang lebih aman.














Tidak ada Respon