SUMEKAR.ID.SUMENEP – Disnaker Sumenep melatih 16 peserta service AC pada 7–26 Oktober 2026 untuk meningkatkan keterampilan kerja dan membuka usaha mandiri lokal.
Pelatihan digelar di Kantor Disnaker Sumenep. Program ini dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan gratis bagi peserta.
Kepala Disnaker Sumenep, Drs. Mustangin, M.Si., mengatakan pelatihan ini memperkuat kompetensi tenaga kerja agar lebih siap memasuki dunia kerja.
“Pelatihan ini kami harapkan meningkatkan keterampilan, memperluas kesempatan kerja, dan membuka usaha mandiri demi menopang ekonomi keluarga,” kata Mustangin, Kamis (29/10/2026).
Peserta mempelajari perawatan, pembersihan, pemeriksaan, dan perbaikan AC. Materi mencakup prosedur kerja serta keselamatan dalam praktik.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, dan Hubungan Industrial, Eko Ferryanto, SE., MM., menyebut materi dirancang agar keterampilan peserta bisa diterapkan.
“Peserta belajar menangani AC dari perawatan hingga perbaikan. Prosedur kerja dan keselamatan penting agar keterampilan diterapkan tepat,” ujar Eko.
Ia menilai jasa perawatan AC dapat menjadi peluang bagi peserta untuk bekerja di perusahaan atau merintis usaha jasa di lingkungan sekitar.
“Kami ingin peserta tak berhenti setelah pelatihan. Keterampilan ini perlu terus diasah agar menjadi bekal untuk memperoleh penghasilan,” jelasnya.
Disnaker berharap peserta memanfaatkan pelatihan gratis ini untuk meningkatkan produktivitas, membangun kemandirian ekonomi, dan menekan pengangguran.
“Terapkan ilmu, jaga kedisiplinan, dan utamakan keselamatan. Hal ini penting membangun kepercayaan pelanggan serta memenuhi kebutuhan pemberi kerja,” pungkas Eko.















Tidak ada Respon