SUMEKAR.ID.SUMENEP – Camat Raas, Achmad Fikri, S.Sos., M.Si., turun langsung menyambangi warga penyandang disabilitas di Dusun Rem Rem, Desa Kropoh, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep.
Kunjungan tersebut mengungkap kondisi keluarga kurang mampu yang selama ini membutuhkan perhatian. Mirisnya, keluarga tersebut disebut belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Kehadiran Camat Raas bukan sekadar kunjungan biasa. Langkah itu menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya melihat langsung kondisi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan pemerintah.
Camat Fikri sapaannya mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi warga, khususnya penyandang disabilitas yang berasal dari keluarga kurang mampu dan membutuhkan perhatian serius.
“Kami ingin melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan. Jangan sampai ada warga yang membutuhkan perhatian, tetapi justru terlewat dari pendataan maupun program bantuan pemerintah,” ujarnya kepada media ini, Selasa (03/11/2026).
Menurutnya, keberadaan warga penyandang disabilitas harus menjadi perhatian bersama. Mereka berhak memperoleh pelayanan dan kesempatan yang sama, termasuk akses terhadap program perlindungan sosial.
“Kami berharap kondisi keluarga ini bisa menjadi perhatian bersama. Pemerintah harus hadir untuk mengetahui kebutuhan masyarakat, terutama warga yang memiliki keterbatasan dan membutuhkan dukungan,” kata Camat Achmad Fikri.
Camat Raas itu juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait. Pendataan yang akurat diperlukan agar warga yang memenuhi persyaratan dapat diusulkan menerima bantuan sosial.
“Kami akan mendorong koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait. Data masyarakat harus benar-benar diperhatikan agar warga yang membutuhkan bisa masuk dalam pendataan sesuai ketentuan,” ungkapnya.
Ia berharap perhatian terhadap warga penyandang disabilitas tidak berhenti pada kunjungan semata. Diperlukan langkah lanjutan agar persoalan yang dihadapi keluarga tersebut dapat ditindaklanjuti.
“Harapan kami, masyarakat yang membutuhkan tidak merasa sendirian. Pemerintah harus terus berupaya hadir, mendengar keluhan warga, dan mencari jalan keluar sesuai kewenangan serta aturan yang berlaku,” pungkas Camat Fikri.















Tidak ada Respon