Pantai Slopeng Jadi Panggung Literasi Ceria, Dispusip Jatim dan Sumenep Ajak Anak Cinta Buku

admin

SUMEKAR.ID.SUMENEP –  Suasana Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tampak lebih meriah, Rabu (14/10/2026). Anak-anak menikmati kegiatan literasi ceria melalui kolaborasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Jawa Timur dan Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Sapa Bansos dan Bakti Sosial untuk memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Beragam kegiatan edukatif dihadirkan untuk mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat.

Mulai dari perpustakaan keliling, dongeng berbahasa Madura bersama Kak Avan, hingga hiburan badut jenaka. Anak-anak pun bisa belajar, mengenal budaya lokal, sekaligus menikmati suasana pantai bersama keluarga.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur, Tiat S. Suwardi, hadir bersama jajarannya. Kolaborasi ini menjadi langkah untuk memperluas akses literasi melalui kegiatan yang menyenangkan dan mudah dijangkau masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dispusip Kabupaten Sumenep, Rudi Yuyiyanto, SE, M.Si., mengatakan, literasi perlu dihadirkan lebih dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini.

“Literasi harus hadir dekat dengan masyarakat. Kami ingin anak-anak mengenal buku melalui kegiatan yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dijangkau,” kata Rudi Yuyianto disela-sela kegiatan.

Melalui layanan perpustakaan keliling, anak-anak mendapat kesempatan mengenal beragam bacaan. Buku menjadi jendela pengetahuan yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus mendorong anak belajar sejak dini.

Dispusip Sumenep berharap kemudahan akses buku dapat membangun kebiasaan membaca, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Dengan begitu, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga ruang belajar yang dekat dengan anak.

“Kami ingin membaca menjadi kebiasaan yang tumbuh secara alami. Anak-anak perlu merasakan bahwa buku membuka banyak kesempatan untuk belajar dan mengenal dunia,” harapnya.

Keceriaan berlanjut melalui dongeng berbahasa Madura bersama Kak Avan. Cerita yang dibawakan secara menarik menjadi sarana mengenalkan bahasa daerah, tradisi, serta nilai-nilai kehidupan kepada generasi muda.

Selain menghibur, kegiatan mendongeng juga menyampaikan pesan tentang kejujuran, keberanian, dan kepedulian. Pendekatan ini diharapkan membuat anak-anak semakin dekat dengan bahasa dan budaya Madura.

“Bahasa Madura merupakan bagian dari identitas masyarakat. Kami ingin anak-anak mencintai bahasa daerahnya sekaligus terbuka terhadap pengetahuan dan perkembangan zaman,” ungkap Rudi sapaan akrabnya.

Penampilan badut jenaka turut mengundang keceriaan anak-anak dan keluarga yang hadir. Perpaduan hiburan dan edukasi ini membuat kegiatan literasi terasa lebih menarik, tanpa meninggalkan pesan penting tentang budaya membaca.

Peran orang tua juga menjadi perhatian. Kebiasaan membaca diharapkan tidak berhenti di lokasi kegiatan, tetapi berlanjut di rumah melalui pendampingan dan aktivitas membaca bersama.

“Kami mengajak keluarga membiasakan membaca bersama di rumah. Dukungan orang tua dan masyarakat penting untuk menumbuhkan generasi yang gemar belajar,” pungkasnya.

Kolaborasi Dispusip Jawa Timur dan Dispusip Sumenep diharapkan memperluas jangkauan layanan perpustakaan sekaligus memperkuat pengenalan budaya lokal kepada generasi muda.

Melalui kegiatan ini, semangat membaca diharapkan tumbuh dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan masyarakat. Anak-anak juga didorong untuk mencintai buku, menghargai bahasa daerah, dan terus mengembangkan pengetahuan.

Literasi yang dikemas secara ceria menjadi salah satu upaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan masyarakat. Dari Pantai Slopeng, semangat membaca dan kecintaan terhadap budaya lokal diharapkan terus tumbuh di kalangan generasi muda.

Example 120x600

Pos Terkait

Read Also

Sambut Kunjungan Gubernur Jatim, 700 Pramuka Bersihkan Pantai Slopeng Meriahkan Hari Jadi ke-81 Jatim

SUMEKAR.ID.SUMENEP – Sebanyak 700 anggota Gerakan Pramuka menggelar aksi...

Ketua HNSI Sumenep Ungkap Perkembangan Pendataan Nelayan Raas

SUMEKAR.ID.SUMENEP – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sumenep...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *