Apel Gabungan Peringati Hari Santri, Sekcam Dasuk Tekankan Disiplin dan Etika ASN

admin

SUMEKAR.ID.SUMENEP – Apel gabungan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional digelar di Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, mulai pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini diikuti staf kecamatan, jajaran Puskesmas Dasuk, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta petugas Keluarga Berencana (KB).

Sekretaris Kecamatan Dasuk, Kamarudin, S.Sos., yang mewakili Camat Dasuk, menegaskan bahwa apel gabungan bukan sekadar rutinitas kedinasan, melainkan bagian dari tanggung jawab aparatur sipil negara (ASN). Momentum tersebut juga menjadi pengingat pentingnya kedisiplinan dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Apel gabungan merupakan kewajiban bagi seluruh ASN. Karena itu, setiap aparatur harus memahami tanggung jawabnya, menjaga kedisiplinan, serta melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh. Kehadiran dan ketepatan waktu menjadi bagian dari sikap profesional dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat,” kata Kamarudin, S.Sos.

Ia juga mengingatkan bahwa pekerjaan yang dijalankan setiap hari hendaknya dilandasi niat ibadah. Menurutnya, semangat tersebut perlu diwujudkan melalui tanggung jawab, kejujuran, dan kesungguhan dalam bekerja, sehingga keberadaan aparatur benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan.

“Dalam melaksanakan tugas, mari kita niatkan sebagai ibadah. Namun, niat baik juga harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk disiplin kerja, disiplin waktu, dan kesungguhan dalam melayani masyarakat. Dengan begitu, tugas yang kita emban tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga membawa manfaat bagi sesama,” ujarnya.

Dalam momentum Hari Santri Nasional, Kamarudin turut mengajak seluruh peserta apel untuk menjaga sikap, tutur kata, dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai, aparatur pemerintah harus mampu menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, terutama dalam menampilkan perilaku santun, bertanggung jawab, dan menghargai sesama.

“Santri merupakan anak didik yang sedang menimba ilmu dan membentuk karakter. Karena itu, kita semua harus memberikan contoh melalui perilaku yang sopan, tutur kata yang baik, serta etika yang terjaga. Semangat Hari Santri hendaknya menjadi pengingat bagi kita untuk terus memperbaiki diri dan menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” tegas Kamarudin, S.Sos.

Melalui apel gabungan tersebut, seluruh peserta diharapkan semakin memperkuat kedisiplinan, meningkatkan profesionalisme, serta menumbuhkan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik. Peringatan Hari Santri Nasional juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai keteladanan, kesantunan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Example 120x600

Pos Terkait

Read Also

Bantu Kebutuhan Air Warga, BPBD Sumenep Kirim 2 Tandon ke Sapeken

SUMEKAR.ID.SUMENEP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten...

Libatkan 300 Prajurit, Yonif TP 931/KJ Perkuat Pencegahan Narkoba

SUMEKAR.ID.SUMENEP – Sekitar 300 prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *