SUMEKAR.ID.SUMENEP – Kawasan wisata Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, berubah menjadi pusat perhatian pecinta olahraga. Sebanyak 82 tim voli pantai dari berbagai klub ambil bagian dalam Kejuaraan Voli Pantai Antar Klub Sumenep 2026 yang resmi dimulai Minggu (1/11/2026).
Kompetisi tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, perwakilan perangkat daerah, KONI, PBVSI, serta sejumlah undangan yang memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga di Kabupaten Sumenep.
Tingginya jumlah peserta menjadi gambaran besarnya potensi olahraga voli pantai di daerah. Kejuaraan yang diselenggarakan melalui Trans Group ini tidak sekadar menghadirkan persaingan antarklub, tetapi juga membuka ruang bagi atlet lokal untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menilai keikutsertaan puluhan tim menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga daerah. Menurutnya, kompetisi harus menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan agar potensi atlet dapat berkembang dan mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.
“Kehadiran 82 tim ini menunjukkan bahwa semangat olahraga masyarakat Sumenep terus tumbuh. Saya berharap kompetisi ini menjadi ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, serta memperkuat pembinaan sehingga lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah,” ujar Bupati Fauzi disela kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan pertandingan sebagai sarana membangun karakter. Para atlet diminta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjaga etika, menghormati lawan, dan memperlihatkan sikap sportif sepanjang kompetisi berlangsung.
“Saya mengapresiasi seluruh penyelenggara dan pihak yang telah mendukung terlaksananya kejuaraan ini. Kepada seluruh peserta, junjung tinggi sportivitas dan fair play. Sebab, keberhasilan seorang atlet tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga karakter, disiplin, dan sikap menghargai sesama,” tegasnya.
Di sisi lain, penyelenggaraan kejuaraan di Pantai Slopeng menghadirkan nilai tambah bagi sektor pariwisata. Lokasi pertandingan yang berada di kawasan pesisir menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keindahan alam Sumenep kepada peserta, pendamping, maupun masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan.
Bupati Fauzi menyebut olahraga dan pariwisata memiliki peluang besar untuk dikembangkan secara bersamaan. Kegiatan olahraga di destinasi wisata dinilai mampu menciptakan daya tarik baru, meningkatkan kunjungan, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat di sekitar kawasan Pantai Slopeng.
“Pantai Slopeng kami pilih karena olahraga dan pariwisata merupakan dua sektor yang dapat saling menguatkan. Melalui kegiatan ini, kita ingin melahirkan atlet berprestasi sekaligus memperkenalkan potensi wisata Sumenep, meningkatkan kunjungan, dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” kata Bupati Fauzi menambahkan.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kejuaraan voli pantai tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ajang ini diharapkan berkembang menjadi agenda berkelanjutan yang mampu memperkuat pembinaan klub, memperluas kesempatan bertanding, dan meningkatkan kualitas atlet daerah.
Bupati juga mengajak klub olahraga, kalangan dunia usaha, serta masyarakat untuk mengambil bagian dalam memajukan olahraga dan pariwisata. Kolaborasi berbagai pihak dinilai menjadi modal penting untuk mengoptimalkan potensi daerah sekaligus menciptakan kegiatan yang memberikan manfaat nyata.
Kejuaraan Voli Pantai Antar Klub Sumenep 2026 pun menjadi momentum mempertemukan dua potensi unggulan daerah. Dari arena pertandingan di Pantai Slopeng, Sumenep berharap lahir atlet berprestasi sekaligus semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang memiliki daya tarik di tingkat regional maupun nasional.















Tidak ada Respon