SUMEKAR.ID.SUMENEP – Pembinaan kepribadian warga binaan perempuan di Rutan Kelas IIB Sumenep dilakukan melalui kegiatan mengaji bersama di dalam blok hunian.
Kegiatan keagamaan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter, memperkuat keimanan, serta menanamkan nilai-nilai positif selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, menegaskan bahwa pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam membentuk pribadi warga binaan.
“Pembinaan keagamaan menjadi ruang bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan menumbuhkan semangat menjalani kehidupan yang lebih baik.” kata Karutan Aditya Wahyu Rahmadani, Rabu (26/10/2026).
Melalui kegiatan mengaji bersama, warga binaan perempuan diharapkan dapat memanfaatkan masa pembinaan untuk memperdalam nilai agama sekaligus membangun kesadaran diri.
Aditya menyampaikan bahwa pembinaan tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga menyentuh aspek moral dan spiritual sebagai bekal perubahan perilaku.
“Kami ingin pembinaan ini memberikan manfaat nyata, sehingga warga binaan memiliki bekal moral dan spiritual saat kembali ke tengah masyarakat.” ujarnya
Suasana mengaji bersama di blok perempuan juga diharapkan mampu menumbuhkan kebersamaan, ketenangan, serta lingkungan hunian yang lebih religius dan kondusif.
Rutan Kelas IIB Sumenep terus mendorong pembinaan kepribadian sebagai bagian dari proses pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan positif warga binaan.
“Harapannya, setiap warga binaan mampu menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk berbenah dan menata masa depan yang lebih baik.” pungkas Aditya Wahyu Rahmadani.
Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, Rutan Sumenep berharap warga binaan perempuan semakin siap menjalani proses reintegrasi sosial dan kembali berkontribusi positif di masyarakat.
















Tidak ada Respon