SUMEKAR.ID.KLATEN – Perkembangan warung Madura di Kabupaten Klaten menjadi salah satu topik pembahasan dalam pertemuan antara Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Klaten dan Paguyuban Kelontong Madura. Silaturahmi tersebut menjadi ruang komunikasi untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan warga Madura yang menjalankan usaha di wilayah tersebut.
Kunjungan dilakukan Kepala Bidang Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Klaten, Lilik Yunanto, di Sekretariat Paguyuban TKM Madura, Perumahan Griya Trunuh Indah A3, Kecamatan Klaten Selatan. Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu turut membahas perkembangan warung Madura serta pentingnya menjaga hubungan baik dengan masyarakat setempat.
Lilik Yunanto mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan pengurus paguyuban sekaligus memperoleh informasi mengenai perkembangan usaha warung Madura di Kabupaten Klaten.
“Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya kami membangun komunikasi yang baik dengan Paguyuban Kelontong Madura. Kami ingin menjalin koordinasi sekaligus memperoleh informasi mengenai perkembangan warung Madura di Kabupaten Klaten,” kata Lilik dalam kunjungannya.
Menurutnya, komunikasi dan dialog menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan antara pemerintah daerah, warga Madura, dan masyarakat Klaten. Melalui koordinasi yang baik, informasi diharapkan dapat tersampaikan secara tepat sehingga hubungan sosial di tengah masyarakat tetap terjaga.
“Melalui komunikasi dan dialog seperti ini, kami berharap hubungan antara pemerintah daerah, warga Madura, dan masyarakat Klaten dapat terus terjaga dengan baik. Koordinasi menjadi penting agar informasi dapat tersampaikan secara tepat dan hubungan sosial tetap harmonis,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Kelontong Madura, Andi Prio, menyambut positif kunjungan Kesbangpol Klaten tersebut. Menurutnya, komunikasi antara pengurus paguyuban dan pemerintah daerah diperlukan untuk membangun hubungan yang baik sekaligus memperkuat koordinasi terkait keberadaan warga Madura di Klaten.
“Kami menyambut baik kunjungan Kesbangpol Klaten ini. Bagi kami, silaturahmi dan komunikasi merupakan hal penting untuk membangun hubungan yang baik dengan pemerintah daerah serta memperkuat koordinasi terkait keberadaan warga Madura di Klaten,” ujar Andi kepada media ini, Selasa (13/10/2026).
Andi berharap, pertemuan tersebut tidak berhenti pada silaturahmi semata, tetapi dapat menjadi awal komunikasi berkelanjutan antara paguyuban, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Kami berharap komunikasi ini dapat terus berlanjut sehingga terbangun hubungan yang harmonis antara warga Madura, para pelaku usaha warung kelontong, dan masyarakat Klaten. Kami ingin keberadaan paguyuban menjadi bagian dari upaya menjaga kebersamaan dan kerukunan di lingkungan masyarakat,” jelasnya.
Pertemuan tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antara Kesbangpol Klaten dan Paguyuban Kelontong Madura. Dialog yang terbuka dan konstruktif dinilai penting untuk membahas perkembangan usaha warung Madura sekaligus menjaga hubungan sosial yang harmonis di Kabupaten Klaten.
Melalui komunikasi yang berkelanjutan, pemerintah daerah dan pengurus paguyuban diharapkan dapat terus membangun hubungan yang kondusif, sehingga aktivitas usaha dan kehidupan bermasyarakat dapat berjalan berdampingan dengan baik.














Tidak ada Respon