SUMEKAR.ID.SUMENEP – Markas Yonif TP 931/Ksatria Jokotole menjadi ruang belajar berbeda bagi siswa SDIT Al-Hidayah Sumenep, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan outing class tersebut menghadirkan pengalaman edukatif bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan prajurit TNI.
Tidak sekadar belajar di luar kelas, para siswa juga berkesempatan menyaksikan langsung kedisiplinan, ketangkasan, serta keterampilan personel Yonif TP 931/Ksatria Jokotole.
Danyonif TP 931/KJ Letkol Inf Aditya Danang Putranto, S.S.T.Han., M.IP., menyambut langsung rombongan bersama Wadanyonif, para Danki, Pasi, dan personel satuan.
Danyonif menekankan pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini melalui pengalaman langsung yang mampu membangun keberanian dan kedisiplinan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan kepada generasi muda sejak dini.” kata Letkol Inf Aditya Danang Putranto.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan personel Yonif TP 931/KJ kepada siswa dan majelis guru SDIT Al-Hidayah, dilanjutkan sambutan Danyonif serta Kepala Sekolah Ustadz Tanbihul Ghafilin, S.Pd.I.
Suasana semakin meriah dengan penampilan musik hadrah dan pemutaran video profil satuan Yonif TP 931/Ksatria Jokotole.
Para siswa kemudian menyaksikan peragaan Peraturan Baris Berbaris (PBB) serta demonstrasi Pencak Silat Militer (PSM) yang diperagakan personel TNI.
Atraksi tersebut memberikan gambaran nyata tentang pentingnya kekompakan, konsentrasi, ketepatan gerakan, dan kemampuan menjaga kedisiplinan dalam setiap aktivitas.
“Kami berharap anak-anak dapat mengambil pelajaran dari setiap demonstrasi yang ditampilkan, terutama tentang kekompakan, kepatuhan terhadap aturan, kerja sama, serta keberanian dalam menghadapi tantangan.” ujarnya.
Pengalaman belajar semakin menarik ketika para siswa diarahkan menuju sejumlah pos edukasi untuk mengikuti peragaan keterampilan dasar keprajuritan.
Pos tersebut meliputi PBB, pionir, pembuatan bivak, hingga Longmalap RJP. Setiap materi memberikan pengalaman baru sekaligus memperkenalkan keterampilan lapangan prajurit kepada para peserta.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar memahami arti kerja sama, kemandirian, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai situasi.
“Generasi muda merupakan aset bangsa. Kami ingin mereka tumbuh menjadi anak-anak yang berkarakter, cinta tanah air, memiliki semangat belajar, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masa depan Indonesia.” tutup Danyonif Letkol Inf Aditya Danang Putranto.
Kegiatan outing class ditutup dengan sesi foto bersama antara personel Yonif TP 931/KJ, majelis guru, serta siswa dan siswi SDIT Al-Hidayah Sumenep.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan aman. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan lingkungan pendidikan.















Tidak ada Respon